POSYANDU ILP (Integrasi Layanan Primer) SEBAGAI BENTUK PELAYANAN KESEHATAN DASAR DI TINGKAT DESA

Rabu 28 Januari 2026 Bertempat di Balai Desa Tegalampel dilaksanakan Kegiatan Posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer) 

Posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer) adalah transformasi layanan kesehatan tingkat desa/kelurahan yang memperluas sasaran pelayanan, tidak lagi terbatas pada ibu hamil dan balita, tetapi melayani seluruh siklus kehidupan—mulai dari bayi, remaja, dewasa, hingga lansia. Program ini bertujuan mendekatkan layanan kesehatan dasar, seperti skrining penyakit tidak menular dan pemantauan gizi, secara terpadu di bawah naungan Puskesmas.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi Pihak Puskesmas Dengan Pihak Pemerintah Desa yang dalam hal ini melibatkan Kader Posyandu yang ada di desa. Posyandu ILP adalah langkah strategis pemerintah untuk mendekatkan layanan kesehatan dasar ke masyarakat agar lebih terjangkau, efisien, dan komprehensif. 

  • Sasaran Layanan yaitu Seluruh siklus hidup, mencakup ibu hamil/menyusui, bayi, balita, anak sekolah, remaja, usia produktif, dan lansia.

    1. Pelaksanaan Posyandu Balita

  • Posyandu Balita bertujuan memantau pertumbuhan anak dan mencegah stunting melalui prinsip 5 Langkah (Sistem 5 Meja):

  • Pendaftaran: Pencatatan identitas balita dan orang tua.
  • Penimbangan & Pengukuran: Meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, lingkar kepala, dan lingkar lengan atas menggunakan alat antropometri terstandar.
  • Pencatatan: Hasil pengukuran dimasukkan ke dalam Buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) untuk melihat tren pertumbuhan.
  • Pelayanan Kesehatan & KB: Pemberian imunisasi dasar lengkap, vitamin A (setiap Februari dan Agustus), serta obat cacing.
  • Penyuluhan: Edukasi mengenai ASI eksklusif, MPASI bergizi, dan pola asuh. Anda dapat merujuk pada panduan resmi di portal Sehat Negeriku Kemkes.

    2. Pelaksanaan Posyandu Lansia

  • Posyandu Lansia difokuskan pada peningkatan kualitas hidup dan deteksi dini penyakit degeneratif.

  • Pemeriksaan Fisik: Meliputi pengukuran tekanan darah (tensi), penimbangan berat badan, dan pengecekan IMT (Indeks Massa Tubuh).
  • Pemeriksaan Laboratorium Sederhana: Pengecekan kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat secara berkala.
  • Penyuluhan Kesehatan: Sosialisasi mengenai pola makan rendah garam/gula, pentingnya aktivitas fisik ringan, dan kesehatan mental lansia.
  • Kegiatan Sosial & Fisik: Biasanya diisi dengan senam lansia bersama untuk menjaga kelenturan sendi dan interaksi sosial guna mencegah demensia

Kegiatan ini diharapkan dapan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan dasar yang mudah dan terajngkau. (rdk)

Share Berita Ini